selamat datang di Sistem Kamus Istilah Geologi Kelautan

Kamus ini merupakan bentuk digital dari kamus ISTILAH GEOLOGI KELAUTAN No.ISSN 0853-831X Publikasi Khusus No.5 Tahun 1997 yang dibuat oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan. Silakan klik menu untuk memudahkan anda melihat kamus digital ini. Semoga kamus ini dapat berguna bagi kita semua.


Kamus Geologi Kelautan


KAMUS ISTILAH GEOLOGI KELAUTAN (Inggris - Indonesia)

disusun oleh

Ismail Usna*



KATA PENGANTAR

Geologi Kelautan (marine geology) adalah geologi yang mengkaji bagian bumi yang tertutup air laut. Arti laut sendiri adalah kumpulan air asin dalam jumlah yang banyak dan luas yang menggenangi dan membagi daratan atas benua atau pulau-pulau. Bagian bumi yang tertutup air laut tersebut dapat berupa samudera (ocean), laut (sea), selat (strait), teluk (bay, gulj), muara (estuanJ), laguna (lagoon), perairan pesisir (coastal waters), dan lain-Iainnya. Luas wilayah kelautan Indonesia (termasuk wilayah Zone Ekonomi Ekslusif) mencakup hampir 6 juta km persegi, sedangkan panjang seluruh garis pantainya mencapai hampir 81.000 km. Pusat Pengembangan Geologi Kelautan (PPGL) sejak 6 Maret 1984 telah ditugasi tanggung jawab oleh pemerintah untuk mengelola wilayah kelautan Indonesia dari segala aspek geologinya, termasuk kawasan pesisirnya (coastal area). Sejak PPGL didirikan, perkembangan geologi kelautan Indonesia tampak maju dengan cepat. Akan tetapi, perkembangan yang demikian itu telah menghadapkan para tenaga geologi di PPGL kepada kelangkaan kamus istilah geologi kelautan dalam bahasa Indonesia. Untuk mengatasi hal itu, pertama penyusun menghimpun padanan istilah geologi kelautan dalam bahasa Indonesia dari berbagai istilah geologi yang telah ada dan telah dipakai selama ini, termasuk pula menghimpun berbagai padanan istilah dari ilmu pengetahuan dan keteknikan yang erat kaitannya dengan geologi kelautan (seperti oseanografi, hidrografi, pelayaran, dan perkapalan). Setelah menyelesaikan "Kumpulan Padanan Istilah Geologi Kelautan" (Inggris¬Indonesia), selanjutnya penyusun membuat "Kamus Istilah Geologi Kelautan" denganmengacu kepada kumpulan padanan tersebut dan tambahan padanan yang diperoleh kemudian. Penyusun sangat menghargai dan berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu dan mendukung tersusunnya baik kumpulan padanan maupun kamus istilah geologi kelautan ini. Terimakasih khusus disampaikan kepada Drs. A. Yasin (Kepala PPGL), B. Dwiyanto, M.5c. (Kepala Bidang Geologi), Ir. D. Kadarisman (Kepala Bidang Manajemen Informasi) dan Ir.Tjoek A. Soeprapto, M.5c. (Kepala Seksi Sistem Informasi).

*Geologiwan, mantan Kepala PPGL (1989-1995), dan pensiun 1995.